Allah SWT berfirman:
عَامِلَةٌ نَّاصِبَةٌ
'AAMILATUN NASHIBAH
"(karena) bekerja keras lagi kepayahan,"
(QS. Al-Gasyiyah: Ayat 3)
@@
BISMILLAH...
»»»
Ahli Ibadah, Kok, Masuk Neraka?
»»»
1. Suatu saat Umar bin Khattab RA melewati sebuah kuil yang dihuni olh seorang rahib atau pendeta yang ahli ibadah.
2. Umar pun memanggil rahib tersebut. Ketika rahib tersebut menoleh, Umar tertegun melihat tanda² ahli ibadah pada tubuh rahib tersebut.
3. Tak lama kemudian Umar meneteskan air mata tanda sedih yang terasa. Ia pun ditanya oleh seseorang, mengapa ia menangis?
4. Ia pun menjawab: "Aku teringat firman Allah, 'AAMILATUN NASHIBAH, TASHLAA NAARAN HAAMIYAH (QS. Al Ghasyiyah: 3-4)
5. "Karena beramal susah payah (di dunia), (tapi) mereka memasuki api neraka yang sangat panas (haamiyah) --di akhirat. (Al Ghasyiyah: 3-4)
6. Rahib tersebut rajin beribadah, namun aqidah & ibadahnya tdk diakui. Kedalaman pemahaman Umar terhdp ayat di atas membuatnya bersedih.
7. Dikutip dari artikel #KonsultasiSyariah. Riwayat ini dari Imran Al Jauni, bisa dilihat dalam kita tafsir Imam Ibnu Katsir.
8. Ya, perasaan sedih dan khawatir Umar bin Khattab tersebut jg seharusnya menjadi perhatian kaum Muslimin saat ini.
9. Jangan sampai, susah payah beramal di dunia tapi di akhirat dicampakkan ke dalam api neraka. Allah telah mengingatkan kita.
10. Pada hari kiamat, banyak wajah manusia yang tertunduk hina dihadapan Allah. Bukan karena maksiat, tapi karena amalan yg tidak tepat.
11. Perhatikan: pic.twitter.com/ncxnlsdL7C
12. Sebab itu dalam Islam, standar baik beramal bukan perasaan, prasangka, akal, atau banyaknya orang yang mengamalkan.
13. Agama telah sempurna, tata cara ibadah telah dicontohkan oleh Rasulullah. Alquran dan Sunnah, itulah standar baik buruknya amalan kita.
14. Ada 3 syarat agar amal atau ibadah tidak sia-sia, yaitu Iman, Ikhlas dan Ittiba', atau mengikuti amalan Rasulullah.
15. Amalan yang tidak dilandasi karena iman atau tauhid menjadi sia-sia. Perhatikan QS An Nahl ayat 97.
16. Sebab itu kebaikan apapun yg dilakukan oleh orang kafir dari ahli kitab (yahudi dan nasrani) dan orang² musyrik tidak diakui Allah.
17. Bahkan mereka itu kata Allah, akan msk neraka jahanam, kekal di dalamnya, dan adalah seburuk-buruk makhluk (lihat QS. Al Bayyinah: 6)
18. Amalan apapun yang dilakukan tanpa keimanan kepada Allah (syirik atau kafir) hanya susah payah tapi balasannya neraka. Ini aqidah.
19. Namun beriman saja tidak cukup, poin selanjutnya harus disertai keikhlasan untuk mencari ridho dan balasan pahala dari Allah semata.
20. "Setiap amalan harus dengan niat, dan setiap amalan mendapat balasan sesuai dengan yang diniatkan" (HR Bukhari)
21. Amal atau ibadah yg tidak niat ikhlas karena Allah, berarti riya' (ingin dilihat) atau sum'ah (didengar org), itu penyebab amal jd sia².
22. "Mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata untuk menjalankan agama" (QS Al Bayyinah: 5)
23. "Maka sembahlah Allah dgn memurnikan (mukhlishan) ketaatan kepada-Nya. Kepunyaan Allah agama yg bersih dari syirik" (QS Az Zumar: 2-3).
**
Allah SWT berfirman:
أَرَءَيْتَ الَّذِى يُكَذِّبُ بِالدِّينِ
"Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?"
(QS. Al-Ma'un: Ayat 1)
فَذٰلِكَ الَّذِى يَدُعُّ الْيَتِيمَ
"Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,"
(QS. Al-Ma'un: Ayat 2)
وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِينِ
"dan tidak mendorong memberi makan orang miskin."
(QS. Al-Ma'un: Ayat 3)
فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ
"Maka celakalah orang yang sholat,
(QS. Al-Ma'un: Ayat 4)
الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ
"(yaitu) orang-orang yang lalai terhadap sholatnya,"
(QS. Al-Ma'un: Ayat 5)
الَّذِينَ هُمْ يُرَآءُونَ
"yang berbuat riya',"
(QS. Al-Ma'un: Ayat 6)
وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ
"dan enggan (memberikan) bantuan."
(QS. Al-Ma'un: Ayat 7)
Home
»
»Unlabelled
» Beribadah didunia tapi diakhirat masuk neraka
Jumat, 16 November 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
BERSYUKURLAH KEPADA SUAMI karena ALLOH,,,,,,,,,,,,,,,,
o0o_بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم_ oOo BAHAGIA itu,,, sangat SEDERHANA (31) oOo السلام عليكم ورحمة الله وبركاته oO...
0 komentar:
Posting Komentar