Syariat dan hakikat seperti dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan. Masing-masing merupakan jalan menuju Allah dengan rambu-rambu yang beragam. Tujuan keduanya sama-sama menuju kepada Allah, satu-satunya Dzat yang wajib disembah. Tak ada yang lain.
Penjelasan Imam Qusyairi berikut ini akan membantu kita memahami. Sehingga kita tidak terjebak pada upaya saling menyalahkan dan menganggap masing-masing paling benar.
Syariat adalah perintah yang ditetapkan dalam ibadah, sedangkan hakikat adalah kesaksian akan kehadiran peran-serta ketuhanan dalam setiap sisi kehidupan. Kita sering mengenal istilah, musyahadah rububiyah, yakni melihat Tuhan dengan hati.
Dikatakan demikian sebab syariat merupakan pengetahuan atau konsep merambah jalan menuju Allah, sedangkan hakikat adalah keabadian melihat-Nya. Sementara, thariqah
merupakan perjalanan hamba meniti jalan syariat.
Artinya, aktualisasi prinsip-prinsip syariat dengan
ketentuan hukum yang sah.
Syariat datang dengan beban hukum dari Sang Maha Pencipta, sedangkan hakikat bersumber dari dominasi kreativitas Al-Haqq.
Syariat merupakan penyembahan makhluk pada Al-Khaliq, sedangkan hakikat adalah kesaksian makhluk terhadap kehadiran-Nya. Syariat adalah penegakan apa yang diperintahkan Tuhan, sedangkan hakikat adalah kesaksian terhadap sesuatu yang telah ditentukan dan ditakdirkan-Nya, serta yang disembunyikan dan yang ditampakkan.
Abu Ali Ad-Daqaq memberi penjelasan menarik tentang hal ini. Menurutnya, “Iyya ka na’budu (Hanya kepada- Mu kami menyembah)[QS Al-Fatihah [1]: 5] adalah manifestasi dari syariat. Sedangkan “Iyya ka nasta’iin” (Hanya kepada-Mu kami memohon) [QS Al-Fatihah [1]: 5 ] adalah manifestasi dari pengakuan (penetapan) hakikat.
Syariat adalah hakikat dari sisi mana kewajiban
diperintahkan, dan hakikat sebenarnya juga merupakan syariat dari sisi mana kewajiban diperintahkan bagi ahli ma’rifat.
--Disarikan dari Risalah Qusyairiyah.
Salam satu hati
AMB elJawie
Home
»
»Unlabelled
» MENGKAJI MAKNA SYARIAT DAN HAKIKAT
Kamis, 11 Oktober 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
BERSYUKURLAH KEPADA SUAMI karena ALLOH,,,,,,,,,,,,,,,,
o0o_بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم_ oOo BAHAGIA itu,,, sangat SEDERHANA (31) oOo السلام عليكم ورحمة الله وبركاته oO...
0 komentar:
Posting Komentar